Memang kami masih
hidup di dunia, tetapi kami tidak berjuang secara duniawi,
(2 Korintus 10:3 )
Belajar dari kegagalan…
Lagu Kangen yang dinyanyikan oleh Ari Lasso penyanyi DEWA 19 menjadi lagu
populer saat itu . Tidak berlebihan kalau siswa SMA K IPEKA Puri mengandrungi lagu tersebut . Termasuk yang
dinyanyikan oleh Ari siswa kelas 1 menyanyikan dengan suara melengking hampir
sama dengan suara Ari Lasso yang kebetulan namanya sama dengan
penyanyinya. Tidak mengherankan
kalau band itu menjadi sanjungan di SMA . Salah satu pemain band adalah Silas ,
dia memainkan bas . Dalam pelajaran termasuk siswa yang lemah namun dalam hal
seni dia menonjol . Tidak hanya mahir main bas , dia juga mempunyai talenta
main drama , melawak dan mc . Ada rasa kasihan
kalau saya sebagai guru melihat ulangan harian Silas nilainya do – re – mi – fa – sol . Lebih menyedihkan kalau ulangan essay tidak
pernah ada jawaban , kalau ada hanya kalimat yang tidak jelas penalarannya . Bahkan
sulit untuk membedakan mana bentuk frase maupun bentuk kalimat. Semuanya sama
seperti kumpulan kata-kata yang tidak jelas artinya . Karena tidak memenuhi
persyaratan naik kelas akhirnya dia tinggal kelas . Ada perasaan malu karena
dia sekarang bersamaan dengan adiknya . Walaupun adiknya di jurusan IPA
sedangkan dia di jurusan IPS. Kegagalan menjadi pemincu untuk belajar lebih
baik . Saat kelas tiga terlihat serius dalam belajar terutama pelajaran IPA ,
matematika dan bahasa Inggris . Hal ini dilakukan karena setelah lulus akan melanjutkan kuliah
di Amerika. Tidak mengherankan kalau diapun les tiap hari dengan tekun dan
serius. Akhirnya Silas lulus dengan nilai yang cukup baik dan terbang ke
Amerika untuk melanjutkan kuliah . Aneh juga ternyata di Amerika mengambil
jurusan teknik yang 180 derajat beda ketika sekolah di Indonesia yang jurusan
IPS .
Empat belas tahun
kemudian , Silas datang ke sekolah kami . Sekarang Silas sudah berubah menjadi
seorang bisnisman yang berhasil.
Sekarang dia mempunyai store HP dan sudah berkeluarga . Sering dia
mengirimkan foto anaknya di FB dan menceritakan tentang kehidupan di Amerika .
Anaknya sekarang sedang senang-senangnya bermain kareta. Tidak mengherankan
menjadi juara . Sungguh membahagiakan mempunyai anak yang berprestasi. Itu
kata-kata yang tertulis dalam FB . Terakhir dia sekarang aktif di komunitas diaspora untuk wilayah Wansingthon D.C . Saya sebagai guru
tentu bahagia melihat kehidupan murid kami . Belajar dari kegagalan Silas
selama di sekolah memberikan motivasi bagi dirinya untuk berubah . Kegagalan
bukan sesuatu yang harus ditakuti melainkan menjadi pengalaman untuk berbuat
lebih baik . Kegagalan adalah kesuksesan yang tertinggal . Kegagalan tidak perlu disesali tetapi merupakan cara untuk memperbaiki diri . Belajar dari kegagalan seperti Thomas
Alfa Edison seorang ilmuwan telah melakukan 1000 kali percobaan dan ke 1000
percobaan baru ditemukan pijar listrik. Sebagai seorang guru , saya belajar tentang kegagalan Silas
sebagai motivasi untuk mencapai tujuan .
Marilah belajar dari kegagalan….(abc)
Foto Silas presentasi bussiness di depan
Pak Dubes ,Pak Mahendra Siregar(sekarang
Wakil Menteri Luar Negeri RI )di Wisma
KJRI SF Foto Silas dengan keluarga


Foto Silas presentasi bussiness di depan
Pak Dubes ,Pak Mahendra Siregar(sekarang
Wakil Menteri Luar Negeri RI )di Wisma
KJRI SF Foto Silas dengan keluarga
Tidak ada komentar:
Posting Komentar