Cari Blog Ini

Rabu, 23 Februari 2022

CinLok

 Sahabat mencarimu ketika yang lain mencacimuSahabat merangkulmu ketika yang lain memukulmu. - Fiersa Besari-

Guru sebuah panggilan

Cinta lokasi (cinlok) menjadi trend di dunia selebriti , Widyawati dengan Sophan Sophian merupakan artis 70-an yang berpasangan karena cinta lokasi sampai kematian yang memisahkan karena  Sophan Sophian meninggal akibat kecelakaan  . Tahun 1980-an ada Yatie Oktavia berpasangan dengan Pangky Suwito merupakan pasangan sejati sampai sekarang . Demikian juga dengan bintang sinetron tahun 1990-an , ada Jihan Fahira dengan Primus Yustisio , Dian Nitami dengan Anjasmara dan Nia Zulkarnaen dengan Ari Sihasale . Mereka pasangan yang serasi yang disatukan dalam cinta lokasi. Cinta memang tidak mengenal waktu , usia dan tempat , dimana saja , kapan saja dan siapa saja  cinta selalu berkembang dan membuahkan mezbah perkawinan .

    Di sekolahpun cinta bersemi seperti lagu kisah kasih di sekolah karangan Obbie Messakh tetapi bukan antar siswa melainkan antar guru .Tak terduga dan tak disangka cerita percintaan antara pak Doddy dengan miss Lucy terjadi di ruang guru . Mereka menjalin kasih dan meneguhkan  perjanjian perkawinan di gereja .

       

Kisah kasih di sekolah

Miss Lucy nama panggilan dari siswa untuk lebih mengakrabkan diantara mereka . Tetapi sekarang sudah berubah namanya menjadi Mam Lucy karena sudah menikah . Perkenalan dengan mam Lucy terjadi tahun 1995 di SMAK IPEKA Puri . Saat itu mam Lucy guru yang paling muda diantara kita . Saya dan mam Lucy satu angkatan sebagai guru baru . Kalau tidak salah ada lima guru baru yang satu angkatan yaitu Bu Ester, Bu Juni , Bu Mariana , Mam Lucy dan saya . Nama lengkapnya Luciana  Rachmawaty Suwandi lahir di Jakarta empat puluh sembilan tahun yang lalu dari dua bersaudara . Papanya bernama Darmawan Suwandi almarhum seorang guru SMA sedangkan mamanya bernama Farida Tanudjaja guru SD , tidak mengherankan buah tidak jatuh dari pohonnya sehingga mam Lucy mengikuti jejak kedua orangnya menjadi seorang guru . Setelah menamatkan SMAnya di SMAK Penabur 1 Jakarta melanjutkan ke Universitas Katolik Atmajaya Jakarta FKIP jurusan Bahasa Inggris . 

Awal jadi guru
Tahun 1995 lulus dan menjadi guru di SMA K IPEKA Puri . Jago main piano kelebihan dari mam Lucy sehingga setiap ada acara di sekolah selalu mengiringi baik paduan suara, vokal group maupun musik di acara kebaktian . Kedekatan dengan siswa menjadi anugerah sendiri bagi mam Lucy , tidak mengherankan nama alumni yang sudah lulus selalu diingat dan itu menjadi jalinan erat antara guru dengan siswa. Keterbukaan dan kepercayaan menjadi dasar komunikasi antara guru dengan siswa. Sudah berapa ribu siswa yang mengadu kepada mam Lucy karena broken home di rumah , tidak ada perhatian mama atau papa maupun luka batin yang sulit diobati . Demikian juga dengan orang tua yang konsultasi tentang anaknya. Dialog dan komunikasi itu menjadi solusi bagi mam Lucy untuk memecahkan pergumulan antara orang tua dengan anaknya. Guru hanya sebagai mediator untuk menghubungi antara orang tua dengan permasalahan anaknya. Jalan keluar adanya saling - mengerti dan memahami diantara dua pihak .

Jalinan kasih

Tidak mengurui dan tidak antipati menjadi dasar untuk sebuah komunikasi . Tidaklah sulit untuk mencari jalan keluar sebuah masalah kalau kita saling menghargai antara yang satu dengan lainnya . Kadang kala kita berfikir dengan kaca mata kita sendiri , sangat sulit untuk memberi kesempatan kepada orang lain untuk berbeda pendapat . Padahal beda pendapat  tidak selalu beda pandangan  tetapi justru menambah pemahaman . Dengan berbagai pendapat justru menjadi banyak peluang untuk mencari sebuah solusi.  

Alumni selalu setia
Buah yang baik akan jatuh dari pohon yang baik pula . Hukum tuai dan tanam selalu berlaku dalam kehidupan . Siapa yang menanam kebaikan akan berbuah kebajikan dan siapa yang menanam kejahatan akan menghasilkan keburukan. Berpuluh tahun kemudian terlihat hasilnya siswa yang dulu sulit kita atur atau kita didik sekarang menjadi orang yang berhasil dalam kehidupan . Ada yang menjadi pengusaha , dokter , akutan , pengacara , dosen , produser musik , guru dan lain-lain. Ada yang sudah menikah mempunyai anak atau mungkin masih jombloh sampai sekarang . Itulah kehidupan dan mam Lucy adalah bagian dari mereka . Sebagai guru mam Lucy selalu mendoakan bagi muridnya bahkan mam Lucy sebagai humas antara alumni dengan guru , kabar tentang alumni selalu terekam oleh mam Lucy dan dikabarkan di ruang guru atau lewat wa group . Kabar kesedihan , sukacita dan  permasalahan menjadi pergumulan para guru untuk saling-mendoakan . Hidup ini indah penuh kedamaian kalau kita mau menghargai sebuah kehidupan . Itu menjadi prinsip mam Lucy ketika menghimpun para alumni untuk donasi kalau ada guru yang membutuhkan untuk biaya operasi atau pengobatan . Lebih baik tangan di atas daripada di bawah atau memberi dengan tangan kanan tanpa di lihat di tangan kiri. Tentu kata-kata ini bukan hanya slogan tetapi perlu diwujudnyatakan dalam kehidupan kita . 


Mam Lucy mengajar bahasa Inggris mulai dari kelas sepuluh sampai dengan kelas dua belas. Sudah termasuk guru senior karena sudah 26 tahun berpengalaman menjadi guru . Tidak mengherankan kalau menjadi sumber pembelajaran bagi guru junior di bawahnya. Tetapi mam Lucy tetap rendah hati , tidak pernah tinggi hati tetap menghargai dan menghormati semua guru termasuk siswanya yang sekarang menjadi guru sebagai teman sekerjanya. Demikian juga dengan siswa selalu dihargai , bahasa Inggris merupakan pelajaran favorit bagi pelajar di Jakarta , hampir 90 % siswa menguasai bahasa Inggris karena menjadi bahasa komunikasi pergaulan di keluarga , perusahaan maupun sesama teman . Tetapi ada juga siswa yang merasa kesulitan berbahasa Inggris kerena tidak terbiasa digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Tetapi mam Lucy tetap setia melayani siswa agar menguasai bahasa Inggris karena diakhir kelas dua belas ada ujian praktek bahasa Inggris . Akhirnya selama tiga tahun siswa dapat menguasai bahasa Inggris dengan baik dan benar . 

  

Melayani Tuhan...
     

Memberi yang terbaik dan bekerja  untuk kemuliaan Tuhan itu menjadi misi hidup mam Lucy . Berilah makanan kami secukupnya itu menjadi doa bapa kami yang selalu didoakan mam Lucy setiap hari . Doa yang sederhana tetapi penuh makna , Tuhan memberi berkat secukupnya tidak lebih dan tidak kurang . Itu menjadi iman bagi orang percaya . Melayani sebagai pemusik dalam kebaktian di GKI Gading Serpong selalu dilakukan mam Lucy sedangkan pak Doddy suaminya menjadi ketua RW di tempat tinggalnya di Gading Serpong . 

   

Hidup bahagia

Menjadi guru sebuah panggilan sekaligus anugerah yang diberikan Tuhan untuk menjalankan Amanat Agung Tuhan Yesus. Kesadaran ini yang dimiliki oleh mam Lucy dan menjadi kekuatan untuk melayani siswa sampai masa  usia pensiun . Sekarang mam Lucy  hidup penuh berkat bersama Doddy Novendi suaminya dan anak semata wayang Fritz Rahuel Dwayne Novendi .(abc)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Organisasi Bayangan versi Nadiem

                   Nadiem dengan belajar merdeka "Pendikan adalah paspor untuk masa depan karena hari esok adalah milik mereka yang mem...