Kesuksesan tidak selalu terkait dengan IQ dan akademik……
Magdalena nama siswa itu . Selalu ceria dan selalu mengoda setiap guru terutama guru pria yang masih lajang . Tidak berkelebihan kalau setiap saat selalu ramai seisi kelas . Celetokannya , gurauannya dan bayolannya selalu menjadi bahan setiap jam pelajaran. Saya sebagai guru yang mengajar tidak pernah marah karena tergoda oleh banyolannya . Selain cantik wajahnya , dia mempunyai group tari . Setiap ada acara selalu tampil dan selalu menang dalam setiap kompetisi . Tidak mengherankan kalau group tarinya menjadi andalan bagi sekolah kami . Secara akademik sebenarnya Magdalena biasa-biasa saja tetapi mempunyai potensi untuk menjadi seorang entertaiment . Dalam setiap acara di sekolah sering didaulat menjadi seorang Mc. Setelah lulus sekolah memang kami sebagai guru tidak pernah mengetahui kabarnya . Tetapi suatu ketika saya dikejutkan oleh kehadiran Magdalena di suatu acara di televisi . Betapa terkejutnya Lena tampil dalam acara di televisi sebagai pemandu acara di televisi tersebut . Sekarang Lena telah tampil menjadi seorang entertaiment profesional . Segala bidang ditekuninya selain menjadi presenter , artis sinetron dan bintang film .Dan sekarang menekuninya di dunia kuliner .
Ada kebanggaan
saya sebagai guru , keberhasilan siswa menjadi semangat saya untuk menekuni
sebuah panggilan menjadi seorang guru. Sayapun menjadi sadar bahwa talenta
seorang anak tidak selalu dikaitkan dengan tingginya IQ dan prestasi akademik
melainkan potensi dan talenta yang dimilikinya . Lena telah membuktikan hal itu
, Saya masih ingat kata-kata Lena “ Pak nilai saya ngak ada yang bagus hanya
sedang-sedang saja “ Kata – kata itu terucap ketika menerima hasil ulangan
persemester. Saya yang mendengar ucapan itu hanya tersenyum dan dalam hati saya
selalu mendoakan keberhasilan Lena . Sayapun disadarkan bahwa sekolah bukan
untuk menghasilkan anak –anak yang cerdas dengan tingginya prestasi akademik .
Sayapun disadarkan bahwa sekolah tidak melulu menyiapkan fasilitas agar siswanya
mencapai prestasi akademik setinggi langit . Bagaimana nasib seorang murid dengan otak pas-pasan tetapi mempunyai
potensi di bidang lain . Tentu terlalu naif kalau kita membandingkan sekolah
mempunyai prestasi tinggi tetapi karena masukan siswanya sudah cukup tinggi .
Menjadi pertanyaan yang pintar siswanya
atau gurunya ? Kita sering melupakan bagaimana guru berjuang keras untuk
muridnya di bidang akademik karena otaknya pas-pasan , tidak ada motivasi untuk
belajar , semangat belajarnya rendah dan
tidak ada kemauan untuk belajar . Peran sekolah menyiapkan siswa yang kecerdasannya pas-pasan
namun mempunyai talenta dan kemampuan yang unik . Bagaimana sekolah menyiapkan
, mengali dan mengapresiasi siswa dengan kecerdasan terbatas tersebut sehingga
menjadi keberhasilan
bagi siswanya ? Disinilah perlu adanya guru yang tidak hanya kompetensi
dalam bidangnya namun adanya panggilan seorang guru . Saya selalu mengatakan
bahwa guru adalah panggilan bukan hanya seorang profesional . Memang benar guru
harus profesional tetapi yang lebih utama sebuah panggilan . Hati nurani seorang guru selalu berdoa untuk kebaikan
sang murid . Kebanggaan seorang guru tidak diukur dari gaji tetapi pengabdiannya . Gaji merupakan berkat
karunia yang diberikan oleh Tuhan kepada kita karena kita telah mengabdi .
Saya teringat guru SD, dia selalu
menyiapkan segalanya mulai dari buku , pengaris dan penghapus . Di lemarinya
ada tumpukan buku dan peralatan kelas lainnya . Ketika pelajaran akan dimulai
selalu bu Guru mengatakan siapa yang tidak membawa buku dan peralatan sekolah
lainnya . Kalau ada murid yang tidak
membawa pasti gurunya akan marah dan muridnya akan di hukum . Tetapi bu guru
ini tidak , dia akan menemui siswa tersebut dan menyerahkan peralatan sekolah
yang tidak dibawa oleh murid tersebut. Perbuatan guru ini membekas dalam
kehidupan saya .
Seorang guru selalu menjadi pelindung dan mengayomi muridnya . Belajar dari Magdalena bahwa seorang murid
mempunyai talenta dan keunikan tersendiri yang tidak dipunyai oleh murid lain .
Sekarang
menjadi tugas seorang guru untuk mengantar siswanya menuju sebuah
keberhasilan…..(abc)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar