" Menjadi seorang jurnalis bukanlah hal yang mudah karena dibutuhkan passion yang hebat dalam hal kesungguhan menggali informasi."
Teknologi informasi dan komunikasi yang sekarang berkembang mengalami perubahan dalam bentuk digital . Mulai muncul literasi digital yaitu kemampuan individu untuk menemukan, mengevaluasi, dan menyusun informasi yang jelas melalui tulisan dan media lain di berbagai platform digital . Menurut Paul Gilster dalam Digital Literacy (1997), literasi digital adalah kemampuan untuk memahami dan menggunakan informasi dalam berbagai bentuk dari berbagai sumber yang sangat luas yang diakses melalui piranti komputer. Bawden (2001) menawarkan pemahaman baru mengenai literasi digital yang berakar pada literasi komputer dan literasi informasi.Dengan demikian, mengacu pada pendapat Bawden, literasi digital lebih banyak dikaitkan dengan keterampilan teknis mengakses, merangkai, memahami, dan menyebarluaskan informasi.
Untuk mengembangkan budaya literasi di kalangan siswa maka dibentuklah majalah sekolah di SMAK IPEKA Tomang dalam bentuk digital . Kepo e- magazine merupakan hasil karya kreatif murid SMAK IPEKA Tomang .Rencana diterbitkan 2 X dalam satu semester , semester ini sudah dua kali penerbitan .Setiap penerbitan dilakukan oleh sebuah tim untuk menentukan tema setiap kali penerbitan . Guru hanya tut wuri handayani memberi saran , mengkritik dan mengevaluasi hasil karya .Sebelum penerbitan diadakan rapat redaksi dengan guru pembimbing untuk menentukan tema ,isi konten dan materi yang akan disajikan untuk penerbitan . Setelah itu tim mulai bergerak untuk mengerjakan sesuai job description yang telah ditentukan .Reporter mencari sumber berita , wawancara dan referensi untuk menyajikan dalam bentuk literasi sesuai prinsip jurnalistik . Desiger merancang dan mengekspresi dalam bentuk gambar ,suara dan video sesuai tema sekaligus menarik sesuai konten yang disajikan. Editor mencari , memperbaiki dan menerbitkan naskah,tulisan , gambar dan video sesuai dengan tema .Hampir setengah bulan mereka mengerjakan dikoordinasi oleh Tamara sebagai pemimpin redaksi .Hasilnya dua kali penerbitan sudah disajikan dan dapat kita nikmati hasil kreatif mereka. Semoga Kepo e - magazine berkembang lebih baik dan menjadi wahana untuk mengembangkan literasi digital… (abc).

Tidak ada komentar:
Posting Komentar