Cari Blog Ini

Selasa, 13 Juli 2021

Pulau Pari...


Senja di pulau Pari


"Jangan pernah berhenti belajar, karena hidup tak pernah berhenti mengajarkan."


Pulau Pari adalah salah satu kelurahan di kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, Kabupaten Kepulauan Seribu, Jakarta, Indonesia. Pulau ini berada di tengah gugusan pulau yang berderet dari selatan ke utara perairan Jakarta. Dengan pantainya yang berpasir putih dan berair bening kehijauan, Pulau Pari menjadi

salah satu objek wisata di Kepulauan Seribu.


Tahun 2006 , SMAK IPEKA Tomang mengadakan study lapangan ke pulau Pari . Karena keterbatasan tempat penginapan dan akomodasi study lapangan di bagi dua yaitu jurusan IPA terlebih dahulu berangkat sedangkan jurusan IPS belakangan berangkatnya .

Perjalanan ke Pulau Pari


Pagi hari jam delapan kami berangkat dari pelabuhan Muara Angke . Dua perahu bertenaga mesin sudah kami sewa , dua jam perjalanan ke pulau Pari . Arus gelombang dan angin mengantar kami ke pulau Pari . Tidak heran kalau hampir semua penumpang pusing dan muntah karena goncangan keras gelombang menghantam perahu sehingga terombang-ambing di tengah laut . Setelah sampai di pulau Pari ada brewing di base camp untuk menentukan home stay di rumah penduduk .Hari pertama mereka di beri kebebasan untuk menikmati keindahan pantai putih di pulau Pari . Sengat panas mentari menyinari tubuh dan muka mereka sehingga warna menjadi  gelap gulita . Tetapi mereka menikmati saja dengan mandi , main bola atau berenang di tepi pantai . Malam hari baru berkumpul di base camp untuk mendengarkan potensi pulau Pari yang dibawakan nara sumber dari Pusat penelitian oseanografi LIPI . Pulau Pari menjadi pusat penelitian oseanografi Indonesia  untuk  mengetahui tentang budidaya tanaman laut maupun biota laut.

Hari kedua siswa IPA mengadakan pengamatan dengan dibantu oleh para peneliti LIPI mengkaji terumbu karang ,berbagai jenis ikan ekonomis konsumsi, ikan hias, moluska, krustasea,echinodermata dan biota lainnya .


Bintang laut kekayaan laut kita


Pulau Pari merupakan salah satu gugusan pulau di kawasan kepulauan Seribu. Kelimpahan echinodermata diperairan Pulau Pari sudah diamati sejak 1969. Pada penelitian ini pengambilan data echinodermata dilakukan pada bulan Maret 2011 dengan metode transek kuadrant 1 x 1 m2 , serta metode koleksi bebas dengan bantuan snorkel dan peralatan selam. Hasil penelitian ditemukan 13 jenis echinodermata yaitu 1 jenis (Archaster typicus) dengan metode transek kuadrant dan 12 jenis echinodermata dengan metode koleksi bebas. Kepadatan bintang laut Archaster typicus di lokasi penelitian adalah berkisar antara 2,1–4,3 individu/m2. 

Siswa IPS mengkaji dengan mengadakan wawancara kepada penduduk di pulau Pari mengenai pengaruh sosial-ekonomi dan budaya terhadap pulau Pari sebagai salah satu destinasi pariwisata bahari di Kepulauan Seribu DKI Jakarta . Hal ini akan berpengaruh terhadap situasi dan kondisi pulau Pari .Perubahan ini dikaji berdasarkan teori-teori yang telah dipelajari di sekolah mengenai perubahan struktur masyarakat dalam pelajaran sosiologi , sehingga siswa tidak hanya berkutat dengan teori-teori tetapi mengintegrasikan dengan fakta yang ada dalam masyarakat .  Disinilah proses pembelajaran terjadi dengan mengkaitkan teori dengan kondisi yang terjadi dalam masyarakat .

Hutan mangrove 


    Sore hari dengan para peneliti dan penduduk pulau Pari kami menanam mangrove di pinggir pantai. Hutan mangrove merupakan suatu komunitas vegetasi pantai tropis yang didominasi oleh beberapa spesies bakau yang  dapat    tumbuh dan berkembang pada daerah pasang surut pantai berlumpur. Komunitas ini pada umumnya tumbuh pada daerah intertidal dan supratidal yang cukup mendapat aliran udara, terlindung dari gelombang yang besar dan arus pasang surut yang kuat.Mangrove sangat bermanfaat bagi manusia baik dari segi ekologis,biologi, maupun segi ekonomis. Fungsi ekologis dari hutan mangrove sangat penting yaitu sebagai penghasil organik (detritus) yang sangat produktif merupakan pangkal dari mata rantai pangan detritus yang penting artinya di ekosistem pesisir. Selain itu, sistem perakaran vegetasi hutan mangrove yang menyediakan tempat berlindung yang baik bagi berbagai biota yang hidup didi dalamnya. Fungsi fisik, yaitu menjaga kestabilan garis pantai, melindungi tepian sungai dan pantai, pembentukan lahan atau daratan baru, melindungi daratan di belakangnya dengan pemandangan gelombang dan angin badai dari laut,menahan lumpur dan menangkap sedimen dari darat atau aliran permukaan (melindungi padang lamun dan terumbu karang), mendaur ulang unsur-unsur hara yang penting. Fungsi biologis, yaitu :Hal ikan bertelur, kamar bayi dan tempat makan bagi aneka jenis udang, ikan dan biota laut lainnya (terutama sumber daya yang layak ekonomis penting), habitat bagi berbagai kehidupan pembohong. fungsi ekonomi,yaitu: akua/mari-kultur, rekreasi, penghasilan kayu, untuk bahan konstruksi, bahan bakar (kayu bakar, arang dan alkohol) maupun bahan baku untuk pembuatan arang dan bubur (bubur kertas). 

Api unggun telah menyala


      Malam hari mengadakan barbeque di pinggir pantai sambil menikmati ikan , udang dan cumi-cumi bakar . Api unggun terasa menghangatkan badan di terpa angin laut dan bunyi ombak yang semakin lama menderu dengan kerasnya .


Menikmati keindahan dalam laut

         
Hari ketiga , pagi hari kami ke tengah laut untuk snorkeling di Pulau Pari sangat menyenangkan dan bisa membuat siapa saja kagum dengan keindahan lautnya. Ada 3 spots snorkeling yang bisa dicoba ketika mengunjungi pulau ini, yaitu Bintang Rama, Karang Kapal, dan Area Perlindungan Laut. Di tiga spots tersebut terdapat pembudidayaan terumbu karang. Bukan hanya terumbu karang saja, karena di sana juga terdapat ikan-ikan kecil yang turut menghiasi alam bawah laut di Pulau Pari ini. Ada kejadian lucu di tempat itu , ketika menikmati keindahan alam di bawah laut , telapak kaki saya tertusuk duri bulu babi.Rasanya perih luar biasa akhirnya saya ke perahu dan disitu telapak kaki saya dikencingi oleh Pak Theo guru olah raga yang menuntun badan saya . Kenangan ini tak terlupakan di pulau Pari . Setelah puas bermain ,akhirnya kami makan siang di Base Camp dan kembali ke Jakarta .[abc]

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Organisasi Bayangan versi Nadiem

                   Nadiem dengan belajar merdeka "Pendikan adalah paspor untuk masa depan karena hari esok adalah milik mereka yang mem...