Cari Blog Ini

Sabtu, 11 Juli 2020

Bersyukur mempunyai kecerdasan luar biasa...

Gambar mungkin berisi: 1 orang
dok.pribadi
Karena Tuhanlah yang memberikan hikmat, dari mulut-Nya datang pengetahuan dan kepandaian. 

( Amsal 2 : 6 )

Kecerdasan yang dimiliki oleh Evan memang luar biasa . Mulai dari SD sampai dengan SMA selalu menjadi juara pertama . Berbagai piagam , mendali dan piala telah direbutnya . Kompetisi akademik dengan mudah diraihnya . Fisika dan matematika menjadi menu belajar tiap hari . Seperti seorang professor layaknya ketika dengan mudah menguraikan teori-teori  fisika yang sulit dengan mudah dikerjakan tanpa kesulitan apapun . Padahal kalau orang biasa-biasa saja membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mengerjakan soal tersebut . Itu kata guru fisika yang membimbing Evan selama belajar .

Satu tahun saya mengajar Evan di kelas sepuluh SMA , saat itu memang Evan beda dengan siswa lainnya . Aktif bertanya , berpendapat dan mengkritik gurunya . Bagi saya hal ini wajar saja  karena memang siswa harus kreatif . Pembelajaran menjadi hal yang menyenangkan kalau siswa berpartisipasi dalam proses pembelajaran tersebut . Siswa akan tersiksa kalau belajar menjadi beban . Metode itulah yang saya gunakan . Sekarang bukan waktunya guru dengan muka galak mengajar siswa untuk diam terpaku karena takut . Tetapi sekarang dibutuhkan guru yang mau mengajak siswanya belajar . Guru yang mau siswanya benar-benar menguasai bukan hanya sekedar tahu dan memahami materi pelajaran . Satu tahun mengenal Evan memang waktu yang cukup pendek untuk mengenal karakternya . Karena ternyata Evan harus ikut seleksi OSN mewakili DKI Jakarta . Setiap kali OSN diikuti , Evan selalu mendapat  mendali emas . Suatu kebanggan bagi orang tua ,sekolah dan pemerintahan daerah  . Karena prestasi Evan mengantar ke tingkat kompetisi  Internasional . Untuk mempersiapkan hal tersebut maka Evan hampir dua tahun mengikuti bimbingan belajar oleh Prof.Dr. Yohanes Surya  di daerah Gading Serpong . Evan akhirnya mendapatkan mendali emas untuk kompetisi Fisika tingkat internasional . Kemudian Evan mendapat beasiswa di Universitas Nasional Singapura (National University of Singapore/NUS)  .

“ Ini semua merupakan anugerah Tuhan kepada kami pak “ suara mamanya  Evan kepada saya ketika menghadiri acara syukuran keberhasilan Evan . Setiap hari memang saya selalu bertemu dengan mamanya Evan dan selalu menyalami tangannya . Kecintaannya kepada Evan memang luar biasa . Hal inilah yang dilakukan oleh mamanya dengan menunggu tiap hari di gerbang pintu sekolah . Mamanya setiap hari selalu menjaga anaknya . Hal ini yang dilakukan sejak Evan berusia SD sampai SMA . Bukan suatu hal yang berlebihan kalau hal ini dilakukan oleh mamanya . Karena Evan adalah anugerah Tuhan yang telah sepuluh tahun dinantikan oleh kedua orang tuanya . Sepuluh tahun mamanya menginginkan seorang anak . Kemudian  dianugerahi seorang anak  lalu mamanya berjanji akan menjaganya . Pekerjaannyapun ditinggalkan untuk menjaga anaknya sampai dewasa . Pengorbanan seorang ibu tidak sia-sia untuk keberhasilan anaknya . Kecerdasan merupakan anugerah Tuhan yang harus diasih , diasah  dan diasuh sehingga menghasilkan buah bagi sesama . Hal itu sudah dilakukan oleh mamanya Evan. Setelah lulus dari NUS sekarang sedang melanjutkan ke jurusan Applied Physics PhD di Stanford University , Calivornia USA . Saya sebagai guru selalu mendoakan agar kelak Evan menjadi ilmuwan bagi kemuliaan nama Tuhan . Amin .(abc)

 


Senin, 06 Juli 2020

Ada perubahan juga…

Hakim Gavel, penilaian, bermacam-macam, lainnya, bertulang ...

Tetapi, jikalau kamu memandang muka, kamu berbuat dosa, dan oleh hukum itu menjadi nyata, bahwa kamu melakukan pelanggaran.

(Yakobus 2 : 9) 

Ada perubahan juga…              

                        “Pak masih kenal saya …”suara itu terdengar di tengah-tengah peserta seminar yang diselenggarakan oleh sebuah perguruan tinggi swasta di Jakarta. Saat itu saya mewakili sekolah untuk hadir dalam sebuah seminar yang diadakan oleh perguruan tinggi swasta di Jakarta .

                        “Masih . kamu Bramanto …khan . “ jawab saya sambil tangannya menjabat saya . Sekilas saya memandang wajahnya . Tidak ada perubahan wajahnya masih kurus tinggi tubuhnya . Namun wajahnya bersinar itulah yang membedakan . Dia menjadi penitia penerimaan peserta seminar dan menjadi mahasiswa pariwisata . Siapa tidak kenal Bramanto di sekolah kami . Semua guru pasti kenal karena kelakuannya yang selalu membuat amarah guru. Tiap hari ada kelakuan di kelas . Mulai ngobrol , nyontek dan tidur di siang hari . Semua hukuman telah dijalani tetapi tidak kapok-kapok juga .

                        Di kelas tiga merupakan penentuan bagi siswa untuk lulus atau tidak lulus . Seharusnya siswa menyadari untuk bersikap lebih baik . Paling tidak mulai berubah sikapnya dan mempersiapkan untuk mengikuti ujian . Saya sebagai walikelas khawatir juga kalau –kalau nanti ada siswa yang tidak lulus .  Untuk itu maka saya dengan kepala sekolah mempunyai rencana yaitu memanggil siapa saja yang memenuhi syarat tidak lulus kelas tiga. Siswa yang tidak memenuhi syarat tersebut diharuskan menandatangani surat pernyataan yang isinya memperbaiki sikap dan tidak akan mengulang sikap yang buruk untuk dilakukan . Ternyata surat itu ada maknanya juga .Siswa yang memiliki surat itu wanti-wanti kalau mau berbuat buruk termasuk juga yang dirasakan oleh Bramanto.

                        Selama satu tahun , surat itu mempunyai kekuatan magis untuk tidak melakukan perbuatan buruk . Ada perubahan terhadap setiap siswa . Selama satu tahun ,  siswa mulai giat belajar untuk mempersiapkan ujian . Siswa sudah mulai melupakan kenakalan-kenakalan yang dilakukan dan mulai belajar lebih giat . Tidak sia-sia upaya kami melakukan hal ini , karena tahun ini semua siswa lulus seratus persen . Memang perlu ada strategi untuk mencapai perubahan . Perlu ada proses untuk suatu perubahan . Tidak ada kesulitan kalau kita mau berusaha . Setiap tantangan pasti ada jalan . Tinggal bagaimana kita mencari solusi untuk menjawab tantangan tersebut .(abc)

 


Selasa, 23 Juni 2020

Belajar dari kekurangannya...

Penyediaan Benih Bukan Lagi Proyek Ecek-Ecek

Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu , dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN. ( Yesaya 55 : 8 )

 Belajar dari kekurangannya…

               Ada saatnya kita menjadi pendengar yang baik . Hal itu saya lakukan ketika saya menjadi wali kelas XI IPS 2. Saat itu sebut saja namanya H mamanya Lucyana seorang siswa kelas XI IPS 2 datang ke ruangan kantor saya . Dia menceritakan tentang Lucy yang mempunyai kekurangan menjadi tuna runggu sekaligus menjadi tuna wicara . Lucyana sudah saya kenal sejak kelas X sehingga saya sudah memahami  dan mengetahui  tentang kekurangan tersebut . Mungkin karena saya sekarang menjadi walikelasnya  sehingga mamanya perlu menceritakan tentang Lucy . Lalu mamanya mulai cerita tentang Lucy . Sejak kecil memang Lucy telah mempunyai kekurangan dalam pendengaran sehingga mengakibatkan tidak bisa bicara . Usia TK sampai dengan SD dimasukkan ke sekolah Luar Biasa . Namun setelah lulus SD , ada keinginan untuk melanjutkan SMP di sekolah formal. Di daftarkan beberapa sekolah tetapi tidak diterima karena masalah kekurangan tersebut . Sampai akhirnya ada SMP yang mau menerima . Kesabaran guru disertai oleh semangat Lucy untuk belajar yang membuat akhirnya Lucy dapat menyelesaikan SMP . Setelah SMP akan melanjutkan ke jenjang lebih tinggi yaitu SMA . Akhir kata mamanya Lucy memohon kepada saya agar lebih memperhatikan Lucy . Tentu saja saya sebagai wali kelas akan memperhatikan setiap siswa yang menjadi anak wali saya di sekolah .

       Menjadi guru dan wali kelas Lucy yang mempunyai kekurangan pendengaran dan berbicara menjadi kesulitan tersendiri bagi saya . Ketika saya mengajar selalu ada perhatian khusus untuk Lucy . Mulai dari mulut saya yang harus memperagakan agar Lucy dapat menerima maksud bicara saya . Sampai saya harus membuat catatan khusus agar Lucy dapat belajar di rumah . Tentu ini pengalaman bagi saya karena sebagai guru di sekolah formal , saya tidak diberi pelatihan untuk megajar bagi siswa dengan kekurangan tertentu. Tetapi saya bersyukur ternyata teman satu kelas dapat menghargai dan memahami kekurangan Lucy .

     Belajar dari kekurangan Lucy saya mulai menyadari bahwa Tuhan memberikan kelebihan dari kekurangan yang dimilikinya . Kelebihan dari Lucy adalah kesabaran , ketekunan dan semangat untuk belajar . Hal ini mungkin yang tidak dimiliki oleh orang yang normal tanpa kekurangan apapun. Sayapun belajar bahwa pendidikan adalah untuk semua orang . Pendidkan adalah hak setiap warga negara . Tidak ada diskriminasi terhadap pendidikan .Sayapun menyadari bahwa sebagai guru harus melayani setiap siswa walaupun dalam kondisi apapun.

     Lucy sekarang sudah menyelesaikan pendidikan  SMA dengan baik  , dalam kekurangan pasti ada kelebihan yang dianugerahkan Tuhan kepada kita . Rencana Tuhan pasti ada dalam setiap kehidupan manusia . Kita perlu intropeksi diri ,sudahkah kita tahu rencana Tuhan terhadap kehidupan kia ? Untuk mengetahui rencana Tuhan  perlu ada relasi dan komunikasi yang baik antara kita sebagai manusia dengan Tuhan . Relasi dan komunikasi dengan Tuhan kita perlu pupuk , pelihara dan kita rawat sampai akhirnya membuahkan buah bagi kemulian Tuhan .(abc)

 



Jumat, 19 Juni 2020

Pacaran boleh asal...





Apa yang Harus Dilakukan Apabila Seorang Pria Beda Agama Mendekati ...Sebab  itu jauhilah nafsu orang muda, kejarlah keadilan, kesetiaan, kasih dan damai bersama-sama dengan mereka yang berseru kepada Tuhan dengan hati yang murni
 (2 Timotius 2:22 )

 Pacaran boleh asal… 

                   Ketika itu saya sebagai wali kelas 2 IPS 2 dipanggil oleh kepala sekolah . Saya begitu kaget ternyata disitu terlihat Bryan , Fanny dan satu orang yang tidak tahu namanya . Saya diperkenalkan oleh Kepala Sekolah dengan Tony nama orang itu yang ternayata pacar Fanny . Kepala Sekolah menceritakan tentang kejadian yang terjadi di kelas 2 IPS 2 . Saya tidak tahu sebelumnya tentang peristiwa tersebut . Karena Bryan anaknya pendiam tidak pernah melakukan apa-apa. Saya kaget dan terkejut mendapat laporan bahwa Bryan sering mengganggu Fanny sehingga mengajak pacarnya lapor kepada kepala sekolah . Bukan itu saja ternyata Bryan mengirim surat yang isinya jatuh cinta kepada Fanny . Surat itupun diberikan kepada saya sebagai bukti bahwa perilaku Bryan memang benar . Mendengarkan laporan dan surat itu akhirnya saya mendekati Bryan . Dengan keadaan menyesal akhirnya Bryan minta maaf kepada Fanny dan pacarnya .

                     Di lain hari saya memanggil Bryan untuk mengetahui tentang kasus itu . Saya menanyakan tentang hal tersebut . Mulai Bryan cerita bahwa dia menyukai Fanny tetapi tidak digubris , sampai akhirnya Bryan menulis surat itu . Sebenarnya Bryan tidak sakit hati kalau    Fanny mau menjawab terus terang kepadanya . Namun karena diam tanpa jawaban membuat Bryan tidak sabar sehingga dia menepuk pundaknya untuk memberi jawaban . Hal inilah yang membuat Fanny marah dan mengajak pacarnya lapor kepada kepala sekolah .

                 Pacaran hal yang wajar bagi remaja seusia SMA . Teringatlah saya tentang Gita Cinta dari SMA sebuah film yang dibintangi oleh Rano Karno dan Yessy Gusman . Film yang laris jaman saya di SMA .  Wajar juga cintanya tidak dibalas . Kesel , marah dan kecewa kalau cintanya ditolak . Tetapi itu semua bagaikan ilalang disela-sela tanaman gandum . Artinya ilalang itu bisa dibuang agar gandum dapat tumbuh subur . Pacaran bisa dibuang kalau hal itu menganggu konsentrasi belajar . Tentukan dulu tujuan belajar , baru kita melangkah untuk mencapai tujuan tersebut . Setelah kita raih tujuan itu baru kita memikirkan hal lain . Hidup perlu adanya prioritas untuk mencapai tujuan kita . Prioritas itu yang menentukan keberhasilan kita di masa depan.

                Kamus Besar Bahasa Indonesia mendefinisikan bahwa pacaran adalah sebuah hubungan yang dijalin oleh seorang perempuan dengan laki-laki, di dalamnya ada rasa kasih dan sayang satu sama lain. Sedangkan, “berpacaran” memiliki arti berkasih-kasihan, bercinta, atau bersuka-sukaan. Sebagai remaja Kristiani perlu tahu pandangan Alkitab tentang Pacaran?

 Di dalam Alkitab, Tuhan memang tidak menetapkan secara jelas mengenai hal berpacaran. Akan tetapi, firman Tuhan memberikan standarisasi hidup yang harus kita lakukan sebagai remaja  Kristen yang memiliki identitas Kristus, yaitu:

  • Tubuh kita adalah Bait Roh Kudus (1 Korintus 6:9)
  • Melakukan yang benar, sebab tidak semua hal berguna bagi hidup kita (1 Korintus 6:12)
  • Hidup kudus dan menjaga kekudusan hidup (1 Petrus 1:15)
  • Menjauhi percabulan (1 Tesalonika 4:3)

            Pacaran bukan masalah boleh atau tidak boleh, tetapi sudahkah kita menjalin sebuah hubungan pendekatan dengan lawan jenis yang sehat dan memuliakan nama Tuhan di dalamnya? Sampai taraf di mana pacaran yang kita lakukan? Oleh sebab itu, marilah kita mengintrospeksi diri dan terus memuliakan Tuhan dalam setiap hidup kita.(abc)


Rabu, 17 Juni 2020

Hati seputih malaikat...



Peringatkanlah agar mereka itu berbuat baik, menjadi kaya dalam kebajikan,  suka memberi dan membagi  

( 1 Timotius 6 : 18 )

Hati seputih malaikat…

Rini nama siswa itu , orangnya tomboy dan selalu usil di sekolah . Ada seorang guru matematika baru masuk kelas sudah menjadi permainan Rini . Kursi tempat guru itu di beri minyak gosok sehingga ketika guru itu duduk terkena minyak gosok di celananya .Tentu saja terasa panas guru itu dan perbuatan Rini jadi berita viral di sekolah .Akibatnya Rini mendapat skorsing . Kenakalan Rini ternyata mempunyai dampak bagi teman-temannya karena Rini dianggap sebagai godfather bagi teman seangkatannya. Hobi olah raga menjadi primadona bagi Rini dan teman-temanya , tidak mengherankan berapa banyak trophi yang diperolehnya . Hanya olah raga yang disukai Rini , pelajaran lain nol besar nilainya . tetapi dengan nilai pas-pasan lulus juga dari Jurusan Psychology di Unika Atma Jaya – Jakarta.

 Setelah lulus , Rini terlihat sebagai pengemar treveling . Di benua apa saja pernah di jelajahi , di Facebook terlihat Rini begitu gembira berkelana dengan teman dari seantero dunia . Kadang-kadang dengan bule , kulit hitam atau mata simpit menjadi temannya . Saya heran duit dari mana dia bisa berkelana ke ujung dunia . Dapat bocoran dari temannya dia berkelana ala backpacker dengan uang pas-pasan dan biaya ringan bisa berjalan-jalan kemana saja .

 Saya heran dan terharu dengan Rini , dibalik kenakalannya saat SMA tetapi dia punya rasa empati yang tinggi terhadap sesama. Beberapa tahun yang lalu Rini dengan komplotannya mengumpulkan dana bagi gurunya yang menghadapi kecelakaan . Melalui facebook dan instragram terkumpullah dana untuk membantu gurunya yang terkena kecelakaan dan guru itu adalah saya . Saya mengucapkan banyak terima kasih bagi RINI , siswa SMA yang terkenal badung ternyata mempunyai hati seputih malaikat.(abc)


Senin, 15 Juni 2020

Salah pilih...


Masa Perkembangan Remaja - YouTube

Tetapi jika aku harus hidup di dunia ini, itu berarti bagiku bekerja memberi buah. Jadi mana yang harus kupilih, aku tidak tahu.( Filipi 1: 22

Salah Pilih….

Sudah hampir tiga tahun saya  tidak menjadi wali kelas. Tahun pelajaran ini , saya ditugaskan  menjadi wali kelas mengantikan pak Gunawan yang sekarang ditunjuk menjadi staf ahli matematika di kantor pusat. Kelas X-1 menjadi tanggungjawab  saya . Menjadi wali kelas memang termasuk tugas cukup berat apalagi kelas X-1 merupakan kelas yang unik . Karena semua merupakan lulusan dari SMP  sekolah lain bukan SMP dalam sekolah.

 Memperhatikan dan mempelajari setiap karakter anak menjadi tugas saya  sebagai wali kelas termasuk didalamnya Ariel , Perhatian saya  terhadap Ariel memakan waktu yang cukup melelahkan karena tiap hari saya  selalu memperhatikannya. Masalahnya adalah Ariel termasuk anak yang nilainya rendah. Setelah saya  pelajari dia termasuk anak yang tidak bodoh tetapi minat dan bakatnya memang bukan dalam pelajaran IPA maupun IPS tetapi lebih kepada seni yaitu membuat komik . Hampir setiap hari , dia asyik dengan dunia komiknya . Suatu ketika saya suruh membawa hasil komiknya . Ada beberapa komik sudah dibuatnya . Beberapa karakter sudah diciptakan . Sayapun menyakininya kalau Ariel salah pilih jurusan di sekolah . Memang kurikulum kita sudah beda dengan kurikulum negara lain . Negara lain mungkin bisa menerima Ariel untuk memilih jurusan seni . Tetapi di Indonesia hanya ada dua jurusan yaitu IPA dan IPS untuk tingkat SMA  . Di sekolah kejuruanpun belum ada tentang jurusan seni .

Orang tua sudah saya  panggil termasuk membicarakan kepada guru BP. Hasil anaknya tetap rendah nilainya hampir semua pelajaran. Dalam perkembangan remaja di kenal ada tiga katagori remaja yaitu remaja awal berusia 12-15 tahun , remaja madya yaitu usia 15-18 tahun dan remaja menuju kedewasaan yaitu usia 18-21 tahun . Usia SMA yaitu 15-18 tahun termasuk usia remaja  madya . Perkembangan remaja usia madya ini ditandai dengan ciri-ciri mencari identitas diri , ingin menonjolkan diri , lebih percaya kepada teman sebayanya , pikiran sudah ke tahap rasionalitas dan sering terjadi konflik antara guru , orang tua karena dia mempunyai aturan sendiri atau semau gue .

 Pada tahap ini saya berpendapat Ariel sedang melawan dengan yang tidak disukainya . Ariel ingin menunjukkan identitasnya bahwa dia berbeda dengan orang disekitarnya maka dia melawan dengan cara acuh terhadap pelajaran lain dan asyik dengan dunianya sendiri . Kalau hal ini terjadi sebenarnya kita sebagai guru adalah berlaku sebagai pendengar yang baik . Biarlah mereka bicara dan kita mendengar isi hatinya . Kadang-kadang fenomen yang terlihat di permukaan itu bukan masalah sesungguhnya tetapi itu masih tersimpan dalam lubuk hatinya . Bagaikan timbunan salju yang setiap saat bisa meledak . Sebelum timbunan salju itu meledak ,  kita sebagai guru perlu meniliti dan menyelidiki permasalahan yang sebenarnya terjadi.

 Akhirnya Ariel harus tinggal kelas karena tidak memenuhi persyaratan untuk naik kelas . Sayapun menyarankan agar Ariel pindah sekolah atau mengikuti kursus seni komik . Di Jakarta ada lembaga Pendidikan yang bernama ESOA (Erudio School Of Art), sebuah sekolah seni setara SMA dengan kurikulum unik. Menurut Ira, pendirinya, sekolah ini didirikan untuk mengakomodasi pelajar dengan talenta, kebutuhan, dan aspirasi unik yang tidak terlayani baik di IPA, IPS maupun Bahasa.

Saya belajar dari Ariel bahwa sekolah mempunyai keterbatasan . Tidak semua sekolah mempunyai jurusan yang diminati oleh seorang siswa .  Kita sebagai orang tua , ada baiknya berdiskusi dulu dengan anak kita . Mau pilih sekolah mana dan jurusan apa ? Agar kita tidak salah pilih dengan jurusan  anak kita  ! (abc )


Minggu, 14 Juni 2020

Talenta selalu disyukuri...


Dinikahi Fendy Chow, Stella Cornelia Pensiun Jadi Artis? - ShowBiz ...

TUHAN itu baik  kepada semua orang, dan penuh rahmat   terhadap segala yang dijadikan-Nya.

( Mazmur 145 : 9 )

Talenta selalu disyukuri……

Sebuah keberuntungan mempunyai wajah oriental sehingga laku di dunia sinetron . Inilah nasib  Fendy Chow yang sekarang lagi  naik daun menjadi bintang sinetron  . Saya kenal Fendy Chow sejak kelas satu tidak ada hal yang istimewa dari dia . Hanya memang sering ikut kompetisi bahasa Inggris . Itupun tidak menjadi juara hanya sampai semi final .Hubungan semakin erat ketika saya menjadi walikelas dia dan dia menjadi ketua kelas . Saat itu saya menjadi wali kelas 3 IPS 3 . Sejak kelas 3 memang ada perubahan terhadap dirinya . Dia menjadi seorang vokalis dalam group band yang dibentuknya . Dalam acara pentas seni , dia tampil sebagai vokalis walaupun suaranya biasa-biasa saja. Sayapun terkejut ketika acara wisuda kelulusan Fendy , salah satu sinetron yang dimainkan olehnya hadir di televisi swasta .  

Ketika diklarifikasi ternyata sekarang Fendi telah menjadi bintang sinetron . Tidak terduga sosok Fendy menghiasi layar kaca melalui sinetronnya. Tidak disangka dalam dirinya ada talenta untuk menjadi seorang aktor.  Talenta  dimilikinya perlu disyukuri dan dikembangkan dengan kerja keras . Penampilannya di layar kaca bukanlah tiba-tiba seperti menelapakkan kedua tangannya melainkan melalui kerja keras . Tidak dapat disebutkan beberapa kali harus ikut audisi .Ada kegagalan yang harus diterimanya , harus sabar menunggu panggilan untuk shoting . Menjadi figuran atau hanya lewat saja setiap episode telah dilakukan. Sampai akhirnya memerankan menjadi palaku utama untuk sebuah cerita . Semua perlu pengorbanan dan kerja keras . Itulah yang dilakukan Fendy ketika bercerita kepada saya . Ada kebanggaan dan rasa syukur sebagai guru ketika melihat keberhasilan seorang siswa . Seorang siswa mempunyai talenta dan perlu mengembangkan talenta itu , sehingga suatu waktu talenta itu berkembang dan bermanfaat bagi sesama .

Sekolah bukan hanya mencari ijazah tetapi justru menjadi tempat untuk mengasah talenta . Sering ada kebingungan saat di SMA , sebenarnya talenta saya itu apa ? Tetapi ketika sudah tahu dan itu sebuah passion maka dengan mudah akan mengembangkan talenta untuk menuju sebuah kesuksesan . Sekarang yang penting hoby kita  itu apa ? Lalu hobi itu dilakukan setiap hari dan dilakukan secara berulang-ulang  maka akan menjadi sebuah kebiasaan atau habit . Dari kebiasaan ini maka kita  akan menjadi mahir atau ahli . Setelah menjadi mahir tentu kita akan mengembangkan menjadi sebuah prestasi dan karya . Itu yang dilakukan oleh Fendy sehingga memperoleh keberhasilan .

Sekolah bukan tempat untuk mengejar ijazah tetapi tempat untuk bergelut dengan potensi . Apa potensi yang kita miliki sehingga potensi itu  menjadi modal untuk berkarya , tentu kemampun dan potensi setiap orang berbeda . Untuk itu kita perlu mengembangkan potensi itu sehingga tidak hilang dan lenyap begitu saja .  Sudahkah kita sebagai guru mengali dan mengembangkan talenta yang dimiliki oleh seorang siswa ?

Terakhir saya bertemu Fendy di Twety-One SMS Gading Serpong , dia bersama pacarnya . Malam itu mau nonton dan memperkenalkan pacarnya kepada saya tetapi saya mau pulang sedangkan mereka mau menonton film di taeter 2. Tak disangka pacarnya sekarang menjadi istrinya . (abc)


Organisasi Bayangan versi Nadiem

                   Nadiem dengan belajar merdeka "Pendikan adalah paspor untuk masa depan karena hari esok adalah milik mereka yang mem...