Kita mengajarkan disiplin untuk giat, untuk bekerja, untuk kebaikan, bukan agar anak-anak menjadi loyo, pasif, atau penurut. ( Maria Montessori 1870-1952 )
Mengawasi siswa dari ruang piket |
Ruang Piket terletak di lantai dua , tempatnya cukup strategis untuk melihat kondisi aktivitas siswa baik di lantai bawah maupun atas . Ruang 3X4 meter terasa sempit , ada tiga kursi berhadapan dengan meja , diatasnya komputer dan buku jurnal piket . Setiap pagi guru piket sudah siap di ruang piket , tangan dan mata siap untuk melihat jam di dinding dan menekan bel .
Jam 06.45 bunyi bel terdengar ,siswa mulai berbaris dan masuk satu persatu ke kelas mengikuti renungan pagi. Di ruang piket guru sudah siap untuk mencatat siswa yang terlambat di buku jurnal piket . Tepat jam 07.00 bel ditekan mulailah jam pelajaran pertama. Guru piket pun mulai memeriksa apakah ada guru yang tidak hadir , kalau ada yang tidak hadir maka dicari anggota guru piket yang lain untuk infal mengisi jam pelajaran . Setelah itu guru mengecek kehadiran siswa dan dicatat dalam buku jurnal , andaikata ada siswa yang tidak hadir di telpon orang tuanya untuk mengklarifikasi kehadiran siswa. Situasi dan kondisi satu hari menjadi tanggungjawab guru piket . Untuk koordinasi , koordinator piket telah membuat jadwal di kertas dan diberikan kepada anggota guru piket lainnya .
Guru piket siap mengawasi |
Tidak terlalu berat tugas guru piket kalau semua sudah dikoordinasi dengan baik . Guru piket mempunyai job description sesuai dengan SOP nya sehingga memudahkan tugas dengan baik . Ketika ada siswa minta izin keluar sekolah karena mengikuti lomba di sekolah lain maka siswa akan menghubungi guru piket terlebih dahulu dan guru piket akan menulis surat izin yang disetujui oleh pejabat yang berwenang . Demikian juga dengan surat izin lainnya misalnya izin pulang karena sakit atau ada keperluan lainnya , izin keluar atau masuk kelas semua diketahui oleh guru piket .
Peran guru piket menjadi sangat penting karena menjadi customer service sekolah dengan dunia luar . Kesalahan fatal kalau seandainya ada siswa yang tidak ada dalam kelas atau kabur , guru piket mempunyai tanggung jawab tentang hal tersebut . Karena begitu penting guru piket sehingga perlu ada pengawasan yang ketat dari guru piket . Jam setelah istirahat atau jam siang menjadi perhatian guru piket , jam seperti itu sering digunakan siswa untuk bergerilya dengan makan di kantin , ngumpet di WC atau main di lapangan . Ruang kelas tanpa guru menjadi perhatian bagi guru piket karena keisengan siswa , kelas bisa menjadi ribut seperti pasar dan mengganggu kelas lain . Perlu ada kerjasama guru mata pelajaran dengan guru piket wali kelas dan guru BK ,sehingga tanggungjawab menjadi tanggungjawab bersama untuk mendisiplinkan siswa.
Pengawasan menjadi tanggungjawab bersama |
Pengawasan bisa dilakukan dengan cara setiap saat berjalan keliling sekolah untuk melihat apakah ruang kelas ada gurunya , ada siswa yang masih di luar saat jam pelajaran atau masih main di lapangan sekolah . Kalau pengawasan ini dilakukan dengan baik maka ketertiban dan keamanan sekolah bisa berjalan dengan baik . Karena sering kali pengawasan kendor dan hal ini menjadi celah bagi siswa untuk melanggar tata-tertib sekolah . Begitu pentingnya guru piket seharusnya ada penghargaan dengan pemberian tunjangan bagi guru piket , misalnya guru piket dihargai dua jam pelajaran . Dengan penghargaan tersebut diharapkan kinerja guru piket bisa lebih maksimal . Karena selama ini guru piket masih dianggap kerja bakti sehingga kerjanya tidak sepenuh hati .
Kabur dari sekolah bisa terjadi... |
Waktu luang ketika guru tidak ada jam pelajaran , ruang piket menjadi tempat nongkrong bagi guru untuk ngobrol seperti di warung kopi . Obrolannya macam-macam mulai dari poltiik , kebijakan sekolah sampai gosip tentang guru dan siswa . Namanya juga ngobrol data dan fakta tidak pernah menjadi referensi , jadi ngobrol apa saja juga boleh tidak terpengaruh dengan omongan dan pendapat orang . Setiap orang dihormati hak bicara dan berpendapat sehingga tidak perlu sakit hati dan marah ketika ada obrolan tidak masuk akal . Ruang piket menjadi tempat nasehat bagi siswa yang melanggar tata tertib sekolah atau curhat bagi siswa dengan wali kelas . Sudah berapa banyak siswa yang menangis karena penyesalan atau berbicara luka hati yang di deritanya . Ruang piket juga menjadi tempat koreksi ulangan bagi guru sambil menunggu jam pelajaran berikutnya .
Ruang piket manjadi tempat mengajarkan disiplin untuk giat, untuk bekerja, untuk kebaikan, bukan agar anak-anak menjadi loyo, pasif, atau penurut. (abc)