Kalau pemuda sudah berumur 21-22 tahun sama sekali tidak berjuang, tak bercita-cita, tak bergiat untuk tanah air dan bangsa, pemuda begini baiknya digunduli saja kepalanya.( Soekarno )
Kekuatan besar di pemilu |
Pendekatan terhadap milenial |
Strategi apa yang digunakan oleh politisi dan parpol menggaet pemilih muda di pemilu 2024 ? Pemilih muda hidup dan tumbuh besar saat teknologi sedang berkembang. Mereka bahkan cenderung sulit dipisahkan dari perangkat teknologi. Hal ini dapat dilihat pada keseharian yang cenderung sulit berpisah dengan smartphone miliknya. Kelompok ini identik dengan generasi muda yang menguasai teknologi . Media sosial dinilai menjadi senjata yang ampuh untuk menggaet pemilih muda sebagai platform komunikasi dengan masyarakat. Strategi kampanye dengan menggunakan media sosial seperti Facebook, Instagram, Twitter, Telegram , Tik Tok dan sejenisnya diharapkan bisa menjadi jembatan penghubung antara para calon dalam pemilu 2024 dengan para calon konstituennya. Sekarang bukan jamannya lagi menggunakan baliho di pinggir jalan atau pamflet di pasar-pasar untuk menggaet pemilih bagi calon konstituennya. Jaman teknologi yang serba canggih seperti sekarang ini menuntut adanya strategi kampanye yang lebih efektif untuk menggaet pemilih muda yang gandrung dengan teknologi informasi . Media sosial menjadi sarana bagi politikus dan parpol untuk berkampanye . Dua tahun ini menjadi kesempatan untuk bermain di media sosial dengan segala aktivitas dan kreativitas . Ganjar Pranowo gubernur Jawa Tengah memperlihatkan segala aktivitasnya melalui you tube , masganjar.id sebagai kontennya menyapa siapa saja warga untuk mendekatkan dirinya sebagai idola khalayak ramai . Demikian juga dengan Ridwan Kamil tampil di Citayam Fashion Week , menggandeng Bonge meresmikan Setu Rawa Kalong Depok .
Popularitas sebagai daya tarik |
Bagaimana penyanyi cilik Farel Prayoga yang viral di youtube dengan lagu ojo dibandingke dan diundang di istana presiden saat upacara kemerdekaan telah mengundang para menteri , jenderal dan artis berjoget ria ? Beberapa hari kemudian Farel diundang di acara Partai Amanat Nasional , ke rumah Erick Thohir dan Ganjar Pranowo menemui Farel di Banyuwangi . Popularitas menjadi daya tarik untuk menggaet suara siapa saja terutama kaum milenial . Menjelang pemilu nanti tentu akan akan terjadi persaingan di media sosial oleh para tokoh calon legislatif maupun Capres dan Cawapres untuk menjaring suara kaum milenial. Para youtuber ,konten dan podcast menjadi sarana bagi politisi , parpol dan capres dan cawapres untuk mencari suara untuk menuju kemenangan .
Sosok menjadi pilihan kaum milenial |
Kaum milenial lebih melihat kepada sosok dibandingkan program-program yang dijelaskan oleh politikus atau parpol saat kampanye. Media sosial menjadi alat komunikasi dan informasi yang sangat efektif untuk memperkenalkan sosok kepada kaum milenial . Ada hubungan yang signifikan antara sosok dengan elektoral parpol . Semakin populer sosok seseorang maka akan bertambah jumlah pemilih terhadap parpol di lembaga legislatif. Hal ini sudah terlihat hasil pemilu beberapa tahun yang lalu . Ketika SBY terpilih menjadi presiden maka otomatis partai Demokrat menang di DPR , demikian juga ketika Jokowi menjadi presiden , PDI memiliki jumlah perwakilan terbesar di legislatif . Tidak mengherankan menjelang pemilu , sosok politikus dan parpol mulai muncul di youtube , tik-tok , podcast maupun membuat konten sebagai ajang promosi untuk dikenal oleh kaum milenial . Tetapi jangan move-on dulu karena kaum milenial cerdas untuk mengamati dan melihat media sosial . Konten yang terlalu didramatisir seperti sinetron atau settingan yang tidak masuk akal menjadi lelucon bagi kaum milenial .Tetapi konten yang natural , apa adanya dan jujur mempunyai penilaian tersendiri bagi kaum milenial . Sudah siapkah menggaet kaum milenial ? ( abc )